Apel Tematik Pencegahan Anti-kekerasan dan Bullying


SMAN 15 Bandar Lampung Gelar Apel Tematik Pencegahan Anti-Kekerasan dan Bullying

BANDAR LAMPUNG – SMAN 15 Bandar Lampung menggelar kegiatan Apel Tematik dengan fokus utama Pencegahan Anti-Kekerasan dan Bullying pada Selasa pagi, 1 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen sekolah, mulai dari jajaran pimpinan, dewan guru, hingga seluruh siswa-siswi.

Apel tematik ini dilaksanakan sebagai langkah preventif sekaligus edukatif guna membangun kesadaran bersama mengenai bahaya perundungan (bullying) serta segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.

Dalam pengarahannya, Pembina Apel menegaskan pentingnya peran aktif seluruh warga sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang aman, kondusif, dan saling mendukung. Siswa diajak untuk tidak hanya menghindari perilaku kekerasan, tetapi juga berani menjadi agen perubahan dengan menolak segala bentuk perundungan, baik fisik, verbal, maupun digital.

Kegiatan diakhiri dengan ikrar bersama seluruh peserta apel untuk mewujudkan SMAN 15 Bandar Lampung sebagai lingkungan sekolah yang ramah anak, bebas dari rasa takut, serta siap mencetak generasi berkarakter dan berprestasi.


 

Pawai Budaya Festival Krakatau 2026 - SMA Negeri 15 Bandar Lampung

 


Pawai Budaya Festival Krakatau 2026 - SMA Negeri 15 Bandar Lampung

"Nengah Nyapur: Harmoni Sai Bumi Ruwa Jurai"

Provinsi Lampung dikenal sebagai Sai Bumi Ruwa Jurai, tanah yang mempersatukan dua jurai besar dalam semangat persaudaraan, gotong royong, dan saling menghormati. Nilai luhur tersebut diwujudkan melalui falsafah Nengah Nyapur, yaitu kemampuan hidup berdampingan, membangun kebersamaan, serta menjaga keharmonisan dalam keberagaman.

Melalui Lampung Tapis Karnaval, SMA Negeri 15 Bandar Lampung menghadirkan sebuah pertunjukan budaya yang memadukan kekayaan adat, kearifan lokal, serta kepedulian terhadap lingkungan. Keindahan kain tapis menjadi simbol kemuliaan budaya Lampung yang diwariskan dari generasi ke generasi.


Dalam perjalanan karnaval ini, masyarakat diajak menyaksikan ragam warisan budaya Lampung, mulai dari Tuping Dua Belas, Sekura, Muli-Mekhanai Lampung, hingga pesona busana adat Lampung yang mencerminkan identitas dan kebanggaan masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai.

Keberlimpahan alam Lampung juga ditampilkan melalui berbagai hasil bumi unggulan sebagai lambang kesejahteraan dan rasa syukur atas anugerah yang diberikan kepada masyarakat Lampung.

 Sebagai wujud nyata semangat generasi muda, siswa-siswi SMA Negeri 15 Bandar Lampung turut mempersembahkan karya-karya kreatif berbahan dasar limbah plastik yang diolah menjadi produk bernilai seni. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kreativitas, limbah dapat diubah menjadi karya yang bernilai, sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian bumi.

Melalui perpaduan budaya, pendidikan, kreativitas, dan kepedulian lingkungan, SMA Negeri 15 Bandar Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan adat istiadat, mencintai alam, serta memperkuat semangat Nengah Nyapur sebagai perekat persatuan dalam keberagaman.

Karena budaya yang lestari, alam yang terjaga, dan generasi yang peduli adalah warisan terbaik untuk masa depan Sai Bumi Ruwa Jurai.